Berita Satu Data Detail Berita
Dinkominfo Banyumas Tingkatkan Kompetensi SDM Statistik untuk Mendukung Pemerintah Digital

Dinkominfo Banyumas Tingkatkan Kompetensi SDM Statistik untuk Mendukung Pemerintah Digital

Oleh: Admin
19 Juni 2026 04:06:27

Dinkominfo Kabupaten Banyumas berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Data Statistik Sektoral, Kamis 18 Juni 2026 bertempat di Toba Room Table Nine Kitchen Resto Purwokerto. Kegiatan yang menghadirkan narasumber utama dari BPS Kabupaten Banyumas tersebut diikuti oleh para pengelola data dari 29 Perangkat Daerah di Kabupaten Banyumas.

Bimtek Pengelolaan Data Statistik Sektoral merupakan implementasi dari salah satu butir Rencana Aksi (Renaksi) Satu Data Kabupaten Banyumas Tahun 2026, dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM statistik di Era Pemerintah Digital.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinkominfo, Budi Nugroho. Budi berharap kegiatan bimtek berdampak pada peningkatan pengelolaan data statistik sektoral di Kabupaten Banyumas. Budi juga menyebut, saat ini Dinkominfo Banyumas sedang mempersiapkan server AI dan dashboard executive summary sebagai bentuk komitmen dalam pengelolaan dan diseminasi data yang terpadu.

Dalam paparannya, Budi menyampaikan bahwa transformasi digital mendorong terbentuknya pemerintah digital yang bersifat data-driven, user-centric, evidence-based untuk mendukung Visi Indonesia 2045. Menurutnya, salah satu strategi untuk mewujudkan pemerintah digital yaitu melalui optimalisasi tata kelola keterpaduan data dan pemanfaatan data, salah satunya data statistik.

Selanjutnya Budi memberikan apresiasi atas kolaborasi seluruh Perangkat Daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang baik di Kabupaten Banyumas, tercermin dari hasil evaluasi SDI, indeks kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG), dan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang semakin meningkat. Terkini, hasil indeks SJIG tahun 2025 Kabupaten Banyumas memperoleh predikat “unggul” dan menempati peringkat 10 besar nasional. Budi berharap agar kolaborasi ini terus diperkuat demi optimalnya penyelenggaraan pemerintah digital di Kabupaten Banyumas.

Di akhir paparannya, Budi mendorong agar seluruh SDM di Perangkat Daerah adaptif terhadap perubahan, salah satunya terhadap hadirnya AI. “Dengan prompt engineering yang baik, banyak tugas pengelolaan data yang dapat diselesaikan dengan bantuan AI”, ungkapnya. Namun, dibalik keunggulan AI, Budi mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan AI khususnya terkait keamanan data pribadi.

Materi Diseminasi Data pada Era Digital disampaikan oleh narasumber dari BPS Kabupaten Banyumas, Panggih Pawenang. Diseminasi data merupakan tahapan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Ini merupakan tahap akhir proses bisnis statistik berdasarkan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) yang sangat penting, sehingga diperlukan strategi dan media yang tepat.

Menurutnya, di era digital seperti sekarang media sosial menjadi pilihan strategis untuk menjangkau masyarakat. Panggih menjelaskan bahwa diseminasi data menjadi informatif jika dari awal sudah ditentukan seperti apa kerangka outputnya dan bagaimana cara menyusunnya.

Dalam sesi praktik, peserta dilatih untuk menyusun materi diseminasi data mulai dari mengunduh data mentah dari website, mengolah data menjadi tabel output yang diharapkan, hingga memvisualisasikan data dengan menggunakan fitur-fitur pada aplikasi Microsoft Excel. [BeWe]

Tanya AI MAS Usul Data